Untung marketplace dari mana

Barangkali anda pernah bertanya, bilamana ada online marketplaces yang tidak mengenakan biaya listing produk maupun komisi penjualan, bisa mendapatkan untung dari mana?

Sebetulnya sederhana, mari kita diskusikan bersama?

Fakta mendasar

  1. Di Indonesia terdapat online marketplaces dalam jumlah yang cukup banyak, seperti Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Lazada dan Rakuten,
  2. Karena saking banyaknya, persaingan menjadi begitu ketat,

Membangun awareness bagi pembeli dan positioning untuk penjual

  1. Untuk mengatasi persaingan tersebut, ada beberapa hal yang dilakukan, yaitu salah satunya adalah advertisement untuk membangun awareness bahwa di Indonesia anda bisa belanja di marketplace tersebut,
  2. Kemudian, positioning,
    • Tokopedia
    • Untuk Tokopedia saya menjumpai satu usaha untuk memposisikan dirinya sebagai sebuah peluang bagi generasi muda Indonesia untuk membangun usaha. Jadi, anda ingin membangun usaha, bukalah di Tokopedia, begitulah kira-kira pesannya,
    • Bukalapak
    • Untuk Bukalapak, saya menjumpai sesuatu hal yang pernah saya lihat di Etsy, yaitu membangun forum bagi para penjual, supaya ikatan para penjual dengan Bukalapak semakin kental,

Usaha untuk membangun monopoli

  1. Pertama, marketplaces tersebut haruslah mempunyai stamina keuangan kelas dewa,
  2. Yang kedua, tidak menarik biaya keanggotaan, biaya listing produk maupun komisi penjualan supaya jumlah merchant di marketplace tersebut semakin banyak,
  3. Dengan semakin banyak jumlah pembeli yang belanja di marketplace tersebut (karena program advertisement untuk membangun awareness diatas) dan penjual yang berjualan di marketplace itu (karena tidak ada biaya apapun juga), maka sedikit demi sedikit, marketplace yang tidak mempunyai stamina kelas dewa akan rontok (dan ada kemungkinan konsolidasi),
  4. Seketika konsolidasi sudah dilakukan, maka menarik biaya listing produk maupun komisi penjualan menjadi sesuatu hal yang mudah dilakukan,
  5. Selain itu, entry cost untuk bisnis online marketplace sangat besar. Walaupun di kacamata awam marketplace ini hanya membangun satu platform (website maupun app), tetapi biaya untuk advertisement maupun operasional (ketika belum ada earning maupun ketika tidak menarik biaya apapun) sangatlah besar. Jadi tidak semua orang bisa masuk ke bisnis ini,

Tambahan

Ada satu hal yang cukup unik untuk Blibli. Di marketplace ini ada deposit dan komisi penjualan. Walaupun begitu, dia tidak takut menghadapi marketplace yang lain. Sebabnya cuma satu, tidak ada yang mungkin mengalahkan Grup Djarum.

Dengan begitu, stamina keuangan Blibli bukan hanya stamina kelas dewa, tetapi termasuk stamina raja para dewa.

Selain itu, untuk Kaskus, walaupun dengan advertisement minimal, ia bisa hidup untuk jangka waktu yang lama, karena satu hal: Kaskus memiliki basis di forum yang sudah berusia puluhan tahun (ditambah dengan fitur klasified).

Dengan kata lain, forum dan classified inilah yang menjadi basis untuk menjalankan bisnis marketplace (Kaskus bertempur di dua medan perang, yaitu classified dan marketplace).

Daftar harga kain

Berikut ini adalah daftar harga bahan kain sprei per 21 April 2016:
  1. Star Collection, Bintang Kecil, New Pulento, Ezra, Vienna, Saga, Carlotta = Rp. 29.500 (Cipadu),
  2. Saga dan SG (Signature Gold) = Rp. 30.000 (Cipadu),
  3. Star Silk = Rp. 54.000 (Cipadu),
  4. Star Gold = Rp. 31.000 (Cipadu),
  5. Fortuna & Forbes = Rp. 28.000 (Cipadu),
  6. Renette = Rp. 34.000 (Tanah Abang),
  7. Katun Jepang (yang diimpor Fortuna) = Rp. 48.000 (Cipadu),
  8. Katun Jepang = Rp. 54.000 (Tanah Abang),
  9. Nikita = Rp. 29.500 (Cipadu)

Bagi yang ingin belanja langsung ke pasar Cipadu, harga kain di semua toko sama (tergantung merk bahan), jadi tidak perlu tawar menawar.

Selain itu, untuk ongkos jahit, hampir semuanya sama serempak (kalau ada perbedaan, biasanya hanya sekitar seribuan rupiah), jadi tidak perlu tawar menawar juga.

Perihal kain katun

Perihal kain katun

Pertanyaan: Apakah keunggulan dan kekurangan kain katun
  1. Keunggulan
    • Kain katun bisa ditenun kedalam thread count berapapun juga. Jadi dengan katun, kita bisa membuat berbagai ragam kain dengan tingkat kelembutan yang berbeda,
    • Katun juga bisa dirajut untuk membuat kain jersey yang lebih hangat daripada katun hasil tenun,
    • Teramat sangat cocok untuk hawa panas di Indonesia dikarenakan karena tekstur-nya, ketika kita tidur diatas sprei katun, kulit kita jadi lebih mudah bernafas daripada kain lain, semisal polyster,
    • Bilamana kulit kita lumayan sensitif, biasanya kalau kita menggunakan katun, alergi kulit jauh lebih berkurang daripada kalau kita menggunakan kain sintetis seperti polyster,
    • Kain katun jauh lebih mudah diwarnai dan di print daripada kain sintetis,
  2. Kekurangan
    • Yang pasti cenderung lebih mahal daripada kain polycotton atau sintetis,
    • Kalau kita menggunakan sprei yang berwarna cerah, biasanya keringat kita akan meninggalkan noda warna yang kentara,
    • Sayangnya, katun juga sangat mudah kusut (walaupun di lain pihak juga sangat mudah untuk distrika),
    • Kain katun sangatlah tipis, walaupun memang sangat kuat, tetapi kalau seringkali dicuci, ia akan lebih mudah rusak. Sebagai patokan dasar, bilamana sprei katun dicuci sekali seminggu, biasanya dalam jangka waktu 3-4 tahun sudah mulai rusak,
    • Masih kalah bilamana dibandingkan dengan kain linen


Bedanya kain linen dengan katun

Kain linen dan katun diproduksi dari dua jenis tanaman yang berbeda. Bilamana kain katun terbuat dari kapas, maka kain linen terbuat dari tanaman flax. Bilamana kain katun tidak selalu berkualitas tinggi, maka bisa dikatakan kain linen selalu berkualitas tinggi.

Hal ini dikarenakan tanaman flax selalu mempunyai benang yang sangat panjang, yang biasanya disebut ELS (Extra Long Staple). Sedangkan, kapas tidak selalu bisa dibuat menjadi benang yang panjang, dengan pengecualian kapas yang diproduksi di daerah Mesir dan Pima Amerika Serikat.

Kebun kapas
Kebun kapas

Tanaman flax untuk membuat kain linen
Tanaman flax untuk membuat kain linen
Dulu, biasanya sprei dan taplak meja disebut dengan nama linen karena memang terbuat dari kain linen. Tetapi sekarang, kebanyakan terbuat dari bahan katun, polyster ataupun rayon.

Sekarang ini, yang biasanya memakai kain linen untuk sprei dan taplak meja adalah hotel. Dan soal harga, sudah pasti jauh lebih mahal daripada kain katun lokal yang beredar di pasaran.

Tentang katun Mesir

Katun Mesir pada dasarnya adalah salah satu jenis kain katun yang dibuat dari kapas yang tumbuh di Mesir yang mempunyai benang sangat panjang. Karena saking panjangnya, kain yang terbuat dari bahan katun Mesir bisa dipakai dalam jangka waktu sangat lama dan tentu saja teramat sangat lembut.

Hanya saja, harganya jauh lebih mahal daripada kain katun yang lain, dengan pengecualian kain katun Pima yang memiliki karakteristik yang sama dengan katun Mesir.

Tetapi, tidak semua kain katun Mesir itu bagus. Sebabnya sederhana, yaitu karena tidak semua kapas yang diproduksi di Mesir mempunyai kualitas yang sama. Nah sekarang, kalau memang betul-betul ingin memiliki produk yang terbuat dari katun Mesir, maka pilihlah yang memiliki thread count paling tidak 800. Dijamin rasanya seperti diatas awan.

Kalau kain katun Pima sendiri berasal dari Amerika Serikat. Jikalau kita tidak akan pernah tahu kualitas katun Mesir kalau tidak melihat thread count-nya, maka untuk kain katun Pima kita sudah pasti mendapatkan yang berkualitas tinggi, karena memang betul-betul pilihan.

Selain itu, kita juga bisa memilih sembarang kain katun, asalkan tipe ELS, yaitu Extra Long Staple, dengan kata lain benangnya sangat panjang. Kain katun Mesir kualitas nomor satu dan katun Pima termasuk dalam kategori ini.

Ada satu hal yang lucu, walaupun katun tipe ELS (seperti katun Mesir atau Pima) sangatlah lembut, tetapi biasanya kelembutannya baru bisa dirasakan setelah beberapa kali dicuci. Ketika baru pertama kali dibuka, biasanya rasanya agak sedikit kasar, tidak begitu berbeda dengan katun lokal, seperti katun Panca atau Star.

Oh ya, katun Pima mempunyai nama demikian karena diproduksi di daerah Pima Arizona (Amerika Serikat).

Apakah kain bambu lebih baik mutunya daripada katun Mesir?

Apakah pelanggan anda pernah bertanya, manakah yang lebih baik antara kain yang terbuat dari bambu dengan katun Mesir? Sebetulnya antara kain bambu dan katun Mesir, soal mana yang lebih baik, itu adalah masalah pilihan dan opini pribadi (dengan catatan panjang thread yarn-nya kurang lebihnya sama). Tetapi, keduanya memiliki perbedaan yang mencolok bilamana merujuk ke permasalahan bakteri atau jamur.

Pohon bambu memiliki satu zat yang sangat bermanfaat untuk melawan bakteri dan jamur. Zat ini disebut sebagai "Kun Bambu". Coba kita lihat di perkampungan, apakah ada pohon bambu yang tumbur subur karena diberi pestisida? Pastilah tidak ada karena zat yang dimiliki pohon bambu itu sendiri sudah merupakan pestisida yang mumpuni.

Bahkan setelah pohon bambu diolah menjadi kain, zat tersebut masih tetap ada. Bagusnya lagi, zat tersebut sama sekali tidak berbahaya bagi manusia, jadi betul-betul aman 100%. Inilah yang menjadikan kain yang terbuat dari bambu mempunyai karakter istimewa anti bakteri- dan anti jamur yang mana membuat kain terasa lebih segar dan cenderung bebas dari bau keringat.

Selain itu, kain yang terbuat dari bahan bambu juga lebih mudah menyerah keringat. Kalau kain katun mempunyai daya serap sekitar 6%, kain bambu mempunyai daya serap yang lebih tinggi, yaitu 20%.

Hanya saja, kalau soal kelembutan, semuanya kembali lagi ke masalah thread count ataupun kualitas produksi.

Hubungi kami

Para calon pelanggan agorabedding yang terhormat,

Bilamana anda memiliki pertanyaan, silahkan hubungi agorabedding di kontak berikut ini:
  1. Alamat
  2. Eko dan Rita Hermiyanto
    Jl. H. Muchtar Raya Gang Jambu RT/RW 03/12 No. 31
    Kelurahan Kreo
    Kecamatan Larangan
    Tangerang, Banten 15156


  3. Senin sampai Sabtu pukul 14.00 - 22.00
  4. Mulai jam 2 siang sampai dengan jam 10 malam, agorabedding bisa dihubungi lewat:
    • Email: agorabedding (@) gmail (.) com
    • Sms: 0889-1374-251 (nomor 0857-7589-7134 hilang)
    • Line: agorabedding
    • BBM: 5F5ECF55

  5. Untuk hari Minggu terkadang buka, tetapi tidak selalu

Bilamana anda sedang menggunakan handphone dan memiliki aplikasi Google Maps (Go-Jek ataupun Grab), silahkan ketikkan "agorabedding" di aplikasi tersebut, alamat dan peta agorabedding akan langsung terbuka.

Mengenai sprei Star Gold Collection

Seperti yang kita tahu, Kain sprei dan bedcover merk Star mempunyai koleksi Gold. Sebetulnya koleksi Star Gold tidaklah berbeda dengan Star Collection.

Kecuali satu hal, untuk koleksi Star Gold ada pengaplikasian Prada Signature, yaitu nuansa emas (warna kuning) yang terdapat di pinggir gambar-gambar yang ada di kain.

Sebagai contoh, bilamana dikain tersebut ada gambar kupu-kupu, maka dipinggiran gambar tersebut ada benang berwarna emas. Jadi sebetulnya memang tidak terlalu spesial.

Bilamana Star Collection bisa didapatkan dengan harga Rp. 29.500/meter, untuk Star Gold harganya Rp. 31.000/meter, jadi lebih mahal Rp. 1.500/meter.

Sprei dan bedcover motif Tribute warna merah
Motif Tribute warna merah ini adalah salah satu koleksi Star Gold

Sprei dan bedcover motif Ivana
Motif Ivana juga termasuk dalam koleksi Star Gold